Adakalanya printertidak dapat mencetak sebagaimana yang diinginkan. Misalnya saja muncul garis – garis pada hasil cetak atau bahkan tidak keluar sama sekali. Kalau anda menemui masalah seperti diatas berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan:
1.Perikasa dengan seksama apakah masih ada tinta dalam cartridge. Untuk mengetahui hal ini, anda bias melihat indicator tinta yang ada pada beberapa cartridge, atau bias juga dengan cara menimang cartridge . kalau terasa ringan, mungkin sudah saatnya anda mengganti dengan tinta baru. Untuk lebih menajamkan kualitas cetak, ada baiknya anda menggunakan tinta yang asli.
2.Kalau merasa yakin masih ada tinta didalam cartridge, anda bias membersihkan nozzle cartridge tersebut pada umumnya printer-printer yang ada sekarang sudah dilengkapi dengen perangkat lunak yang bias membersihkan nozzle tersebut.
3.Kalau langkah diatas tidak berhasil. Anda bias mencoba membersihkan nozzle cartridge secara manual. Caranya sediakan air hangat, kemudian rendamujung nozzle dalam air selama satu sampai dua menit. Bias juga digunakan kapas yang sebelumnya dicelupkan di air hangat kemudian tempelkan kapas tersebut beberapa saat pada nozzle. Setelah selesai keringkan nozzledengan mengusapnya secara perlahan menggunakan kertas tisu atau kain lembut. Kemudian pasang kembali pada printer dan cobalah untuk mencetak dokumen. Ulagi langkah diatas sekali lagi kalau belum berhasil.
4.Anda juga bias menggunakan kapas yang telah diberi alcohol. Tempelkan kapas tersebut pada nozzle dan posisikan cartridge secara terbalik agar tinta tidak keluar. Setelah beberapa saat lepas kapas dan pasang cartiridge pada printer.
Kalau semua langkah diatas sudah dilakukan dan printer masih belum bias bekerja. Tanyakan kepada mereka yang sudah ahli atau bawa printer ke pusat service untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Rumus tarif progresif di Module apabila anda lebih ingin hasil yang lebih pro, buka vb editor excel (tekan Alt+F11) dan insert new module, dan kopikan rumus ini di script editornya.lalu simpan dan isikan rumus "=progresif(PKP) "(cell dimana nilai PKP ada) lalu enter.
Function progresif(pkp)
Select Case pkp
Case Is <= 25000000
progresif = pkp * (5 / 100)
Case Is <= 50000000
progresif = 1250000 + ((pkp - 25000000) * 10 / 100)
Case Is <= 100000000
progresif = 3750000 + ((pkp - 50000000) * 15 / 100)
Case Is <= 200000000
progresif = 11250000 + ((pkp - 100000000) * 25 / 100)
Case Is > 200000000
progresif = 36250000 + ((pkp - 200000000) * 35 / 100)
End Select
End Function
Printer belakangan ini sudah semakin murah. Namun jika tiap komputer harus punya satu printer itu namanya pemborosan. Pemakaian printer yang di beberapa warnet yang punya puluhan klien saja sudah cukup ditangani oleh 2 sampe 3 printer. Sebuah divisi dalam sebuah perusahaan yang punya 10 komputer dalam satu ruangan, menurut saya cukup memiliki maksimal 4 printer saja. kecuali perusahaan percetakan yang kerjanya cetak-mencetak dengan frekuensi yang tinggi. Intinya kalo ngomong soal usaha, biaya produksi bisa dikurangi hanya dengan mengurangi printer. Belum lagi faktor cartridge yang harganya hampir sama dengan harga printer itu sendiri…
Model pemakaian satu printer untuk beberapa user ini sering dikenal dengan Printer Sharing. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk membuat beberapa komputer berbagi satu printer. Mulai dari model jaringan LAN, switch printer, bahkan manual switch alias colokin ke komputer jika perlu saja.
Dalam ulasan kali ini akan di paparkan langkah-demi-langkah setting printer agar dapat dipakai oleh beberapa komputer dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing punya Windows. Mungkin bagi sebagian dari Anda tulisan ini sudah tidak relevan lagi, tapi tidak mengapa. Saya sengaja memuat kembali tulisan ini untuk menyediakan referensi bagi rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, kantor, rental dan Warnet.
Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama default “WORKGROUP” untuk nama network yang saya gunakan.
Jika Anda masih tertarik untuk menyimak langkah pemilihan kabel dan cara membuat krimping kabel UTP untuk jaringan, silakan klik di sini. Soal topologi jaringan, silakan Anda pilih sendiri sesuai keperluan Anda.
Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut: Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya lakukan langkah berikut:
Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer Anda > Pilih Sharing. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet 4300 Series.
Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.
Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:
Buka Control Panel > Printer and Faxes > Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next
Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next
Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat akhiri dengan Next
Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes > Next
Akhiri Wizard dengan klik Finish.
That’s it. Anda sudah berhasil mengkoneksikan komputer klien ke printer jaringan. Berikutnya, silakan Anda print sebuah dokumen dari komputer klien menggunakan printer yang baru saja Anda setting. Semoga berhasil!
Sumber : http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/panduan-sharing-printer-di-jaringan/
Sebagai pengguna komputer tentu semua ingin komputer kita bagus, respon cepat, akses data lancer tanpa harus menunggu lama dan sebagainya. Oleh karena itu ada baiknya kita mengetahui apa saja yang menyebabkan atau berpengaruh dengan lambatnya komputer kita. Berikut ulasan ringkas 9 hal yag paling sering menyebabkan komputer menjadi lambat plus tips dan solusinya.
1. Malware (virus, worm, Trojan dan sebagainya)
Ketika Komputer kita terkena malware (virus, worm, Trojan dan sejenisnya), sudah hamper dipastikan bahwa kinerja komputer akan lambat, virus akan sering menggunakan sumber daya komputer baik RAM atau CPU, termasuk juga memantau aktivitas komputer. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja aplikasi lain.
Solusi untuk mencegah ini adalah bagi pengguna windows adalah menginstal antivirus dan tidak hanya berhenti disitu saja, tetapi rutin update antivirus tersebut. Jadwalkan paling tidak seminggu sekali kalau komputer tidak online.
Kian majunya Teknologi Komunikasi dan Informasi berdampak akan kebutuhan akses internet oleh semua kalangan dimanapun mereka berada dan untuk mengakses internet seringkali membutuhkan waktu yang tidak sedikit, apalagi yang koneksinya lambat.
Menambah Kecepatan Akses Koneksi Internet dapat menghemat waktu kita untuk berlama-lama di depan computer, banyak cara dilakukan untuk dapat mempercepat akses koneksi internet dan banyak penyedia layanan akses internet menawarkan produk unggulan mereka dengan biaya dan kecepatan akses tertentu . namun ada Tips untuk mempercepat akses koneksi internet dengan memodifikasi registrasi default windows, saya mencobanya dengan memakai Windows Xp.
Awalnya, Linux itu hanya Kernel (jantung sistem operasi komputer), yang dibuat pertama kali oleh Linus Torvalds pada 1991.
Kernel yang dilengkapi program bebas lainnya membentuk Sistem Operasi Linux. GUI Linux seperti Gnome dan KDE tergolong aplikasi.
Sistem Operasi Linux yang dilengkapi program untuk instalasi, konfigurasi, GUI, dan berbagai program untuk sehari-hari dikumpulkan dalam sebuah atau beberapa CD/DVD, flashdisk, atau server membentuk distribusi atau Distro Linux.
Repository Linux: kumpulan paket program.
Free Software (FS): perangkat lunak yang bebas digunakan, dipelajari cara kerjanya, digandakan, diperbaiki/dikembangkan dan disebarluaskan kembali. www.fsf.org
Open Source Software (OSS): perangkat lunak yang kode sumber programnya tersedia, boleh dipelajari, diubah, dan disebarluaskan. www.opensource.org
Dari sisi cara pengembangan software, tidak terlihat beda antara FS dan OSS, ditulis FOSS. Namun dari sisi gerakan software, FS lebih mendorong kebebasan pengguna, sedangkan OSS lebih ke pengembangan software secara bersama.
Sistem Linux sejak pertama dibuat aman terhadap akses dari user biasa, sehingga virus sulit berkembang dan sulit merusak sistem.
Open Source memungkinkan banyak orang menilai dan menjamin tidak ada program jahat di dalamnya. Jika ditemukan kelemahan, banyak orang yang dapat memperbaikinya.
Open Source tidak berarti semua data harus dibuka. Tetap ada privasi dan rahasia perusahaan yang dapat disembunyikan.
Dapat dijadikan Closed jika untuk kebutuhan sendiri agar orang lain tidak memodifikasi sembarangan.
Menggunakan Linux itu mudah, sama mudah dengan menggunakan Windows dan Mac OSX. Perbedaan menu dan nama folder sudah biasa dalam sistem operasi dan aplikasi komputer.
Sekali install, banyak program untuk kebutuhan sehari-hari telah terinstall, dan tidak repot menambah program (terutama dengan adanya server atau CD/DVD repository).
Karena Open Source, Linux juga mudah dimodifikasi agar sesuai kebutuhan untuk memudahkan pengguna. Contoh: BlankOn merupakan modifikasi Ubuntu untuk mendukung mp3 secara alami, dsb.
Mudah dijadikan bisnis, tanpa halangan hukum.
Menggunakan Linux identik dengan orang cerdas: mudah menyesuaikan diri dan menghadapi perubahan ke arah yang lebih baik.
Biasa mengikuti perkembangan teknologi (tidak gaptek) dan berjiwa muda. Setiap 1 hingga 6 bulan ada yang baru, meski tidak harus berganti.
Biasa berhemat sehingga membawa manfaat yang lebih besar bagi dirinya dan lingkungannya.
Biasa memilih dari banyak pilihan dan biasa menghargai perbedaan.
Perintah untuk mengembalikan file yang disembunyikan oleh virus.
Terkadang kita panik dengan hilangnya file-file kita karena virus. padahal tidak semua file dihapus oleh virus, ada beberapa yang hanya di hidden. lalu bagaimana mengembalikan file itu kesemula? Tips Sederhana ini semoga bisa membantu anda..
Perintah dibawah ini ditulis pada DOS Prompt (c:)
Start > Run > ketik : "cmd" tanpa tanda kutip, lalu enter.
Jendela Command akan muncul biasanya akan tampil
C:/ Document and Setting/user>
Ketik "E:" tanpa tanda kutip lalu enter,
akan tampil
E:/> Lalu ketik Perintah berikut ini.
E:/> attrib *.* -a -r -s -h /s /d Lalu Tekan Enter
Catatan : Ganti huruf E di atas dengan alamat hard disk atau flash disk yang akan kita perbaiki/ terdapat file kita yang hilang.
Ketik Exit Lalu Enter
Selanjutnya buka Windows Explorer.. wah File file kita sudah muncul lagi,
Windows dan Linux adalah dua dunia yang berbeda. Dengan demikian, segalanya bisa berbeda. Berikut ini adalah beberapa contoh perbedaan Windows dan Linux.
Windows merupaka n sistem operasi yang pada awalnya dikembangkan khusus untuk kebutuha n desktop. Oleh karena itu, Windows sangat memfokuskan diri pada kesederhanaan penggunaan, pendekatan pada sisi end user dan lain sebagainya. Linux merupakan sistem operasi yang pada awalnya dikembangkan sebagai Unix- like, yang pada dasarnya sebagai server atau workstation high - end. Linux juga dikembangkan dengan kemampuan jaringan menem ati prioritas yang cukup tinggi. Bahkan, Linux juga pada awal- awal hidupnya sudah berusaha untuk berjalan pada berbagai arsitektur komputer. Hal- hal tersebut menunjukkan Linux tidak menjadikan kebutuhan desktop sebagai tujuan besar. Sebagai hasilnya, kita mungkin melihat Windows jauh lebih sederhana dan mudah untuk digunakan (teruta ma karena terbiasa), dan Linux mungkin memiliki beberapa istilah / kondisi penggunaan yang mungkin lebih kompleks untuk dipahami.
Penciptaan keyboard komputer di ilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya di buat dan di patenkan oleh ChristopherLatham pada tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington. Keyboard computer pertama disesuaika dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh(Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat input dan output.